Sabtu, 07 April 2012

makalah biologi

KELOMPOK 5
KELAS XI @ 2

NAMA ANGGOTA:
     SUKRIYANAH
     WULAN APRIANDARI
     SANTI NURAENI
     KURNIASIH
     SITY RODIATUNAFIAH
     BARJA DIPURA
     FATMAWATI
     HELDA FITRIA M N





KATA PENGANTAR


    Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya  kami dapat menyusun makalah Biologi tentang masalah Reproduksi.
    Tidak lupa kami ucapkan terimakasi atas bimbingan dari bapak syafaat mulyana sehingga kami dapat menyusun makalah tepat waktu dan dengan baik,makalah yang kami buat mungkin belum sempurna.
     Namun kami harap semoga hasil yang kami buat dapat bermanfaat bagi pelajaran untuk pelajar dimasa mendatang.
    Kami pun berharap agar semua pelajar dapat menjadikan makalah kami sebagai sumber untuk belajar.




Jayakerta,13 Januari 2010


Penyusun






SISTEM PEPRODUKSI MANUSIA

A.    Organ Reproduksi Manusia

1    Organ Reproduksi Pria dan Spermatogenesis
a.    Organ Reproduksi Pria
1)    Organ Reproduksi Luar
a)    Penis yang fungsinya sebagai alat kopulasi (persetubuhan)
b)    Skrotum,berupa kantong pembungkus testis,yang berfungsi sebagai pelindung testis dan pengatur suhu yang sesuai bagi spermatozoa.
2)    Organ Reproduksi Dalam
a)    Testis,jumlahnya sepasang,berbentuk bulat telur,berfungsi sebagai tempat pembentukan sel kelamin jantan (spermatozoa) dan hormone kelamin (testosteron). Didalam testis terdapat pembuluh-pembuluh halus (tubulus seminiferus). Pada jaringan epitel dinding sebelah dalam tubulus seminiferus terdadat sel induk sperma/spermatogonium (calon sperma), sel leydig (penghasil hormon testosteron), dan sel sertoli (penyedia makanan bagi spermazoa).
b)    Saluran reproduksi, terdiri dari sebagai berikut.
1)    Epidermis, yaitu saluran yang keluar dari testis, berfungsi sebagai tempat pematangan dan penyimpanan sementara sperma.
2)    Vas deferens,merupakan saluran lanjutan dari epidermis yang berfungsi mengangkut sperma dari epidermis ke vesicular seminalis (kantong sperma).
3)    Saluran ejakulasi (duktus ejakulatorius) merupakan saluran lanjutan pendek yang menghubungkan vesicular seminalis dengan uretra.
4)    Uretra adalah saluran yang panjang terusan dari saluran ejekulasi dan terdapat  di penis. Utera berfungsi sebagi alat pengeluaran urine ke luar tubuh dan sebagai saluran kelamin,yaitu saluran seman dari veicula seminalis.
c)    Kelenjar kelamin, bertugas memproduksi getah-getah kelamin. Kelenjar tersebut antaralain sebagai berikut.
1)    Vesicula seminalis (kantong mania tau kantong semen), menghasilkan cairan kekuningan yang berfungsi  member makan sperma.
2)    Kelenjar prostat,menghasilkan cairan basa yang dialirkan ke saluran sperma.
3)      Kelenjar bulbouretra/kelenjar cowper,menghasilkan cairan kental yang diekresikan sebelum penis mengeluarkan sperma dan semen.

b.    Spermatogenesis
        Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma yang terjadi di tubulus seminiferus. Spermatogonium paa dinding tubulus seminiferus melakukan pembelahan mitosis membentuk spermatosit primer.spermatosit primer melakukan pembelahan meiosis 1 membantuk 2 spermatosit sekunder yang masing-masing membelah secara meiosis (meiosis II) menghasilkan 4 spermatid yang bersifat haploid. Keempat spermatid berkembang menjadi sperma masak yang bersifat haploid. Perisiwa perubahan sel spermatid menjadi sperma disebut Spermiogenesis. Struktur sperma masak terdiri dari kepala,bagian tengah,dan ekor. Sperma yang masak meninggalkan testis menuju epididimis.
        Proses spermatogenesis dipengaruhi oleh hormone testosterone,LH,FSH,dan gonadotropin.
2.    Organ Reproduksi Wanita dan Oogenesis
    a.    Organ Reproduksi Wanita
        1)    Organ Reproduksi Luar
a)    Vulva, terdiri dari labia mayora dan labia minora.
b)    Klitoris (kelentit)
c)    Orificium urethrae (muara saluran kencing)
d)    Himen/selaput dara.
2)    Organ Reproduksi Dalam
a)    Ovarium (indung telur ), berjumlah sepasang dan terletak dirongga perut,didalamnya terdapat folikel-folikel. Ovarium berfungsi menghasilkan ovum ( sel telur ) setra hormon estrogen dan progesterone.
b)    Fimbriae.merupakan silia lembut yang terdapat dipangkal ovarium,berfungsi menangkap ovum dari ovarium.
c)    Tuba fallopi (oviduk),berjumlah sepasang dan menghubungkan ovarium dengan uterus.
d)    Uterus (rahim),merupakan rongga tempat pertumbuhan embrio. Rahim tersusun atas tiga lapisan,yaitu perimetrium,miometrium dan endometrium.
e)    Vagina,merupakan sebuah tabung berlapis otot yang membujur kearah belakang dan atas. Pada dinding vagina terdapat kelenjar yang menghasilkan lendir dan memoermudah saat melahirkan.
    b.    Oogenesis
    Oogenesis adalah proses pembentukan ovum yang terjadi di ovarium. Oosit primer (calon-calon sel telur) di bawah pengaruh hormone FSH melakukan pembelahan meiosis menghasilkan oosit sekunder dan badan polar pertama (polosit prmer).Oosit sekunder yang di kelilingi oleh folikel terus berkembang dan lama-kelamaan dipisahkan dari folikel-folikel oleh zona pelusida.Folikel-folikel ini kemudian membelah berkali-kali membentuk folikel Graaf (folikel masak) yang memproduksi estrogen. Terbentuknya estrogen merangsang hopofisis memproduksi Lh yang merangsang terjadinya ovulasi,yaitu pengeluaran/pelepasan sel telur dari folikel.
    Apabila ada saat ovulasi terjadi pembuahan,maka oosit sekunder membelah lagi secara meiosis menjadi ootid dan polosit sekunder. Dengan demikian satu oogonium akan menghasilkan sebuah ootid yang akan tumbuh menjadi ovum dan tiga buah badan kutub sekunder (polosit).


      B.    Siklus Menstruasi
Menstuasi yaitu proses luruhnya ovum matang yang tidak dibuahi beserta dinding uterus yang terjadi secara periodic. Siklus menstruasi ini memiliki periode 28 hari hingga 1 bulan. Siklus menstruasi pada wanita terdiri dari tiga fase berikut.
    1.    Fase Proliferasi
Fase dimulai pada hari ke-5 sampai hari ke-14 dari siklus. Setiap setelah haid,FSH dilepaskan dan mempengaruhi perkembangan folikel menjadi folikel graaf yang menghasilkan hormone estrogen. Dengan adanya estrogen menghambat pengeluaran FSH dan memacu pengeluaran LH.Terjadi peristiwa ovulasi pada hari ke-14 dari siklus yaitu proses pengeluaran sel telur karena pecahnya folikel Graaf dalam ovarium.
    2.    Fase Sekresi
Fase ini terjadi pada hari ke-14 sampai 28 hari siklus.LH merangsang folikel Graaf  yang telah kosong membentuk korpus luteum. Kemudian korpus luteum menghasilkan progesterone.Endometrium terus menebal karena dipengaruhi hormone estrogen dan progesterone yang disekresikan korpus luteum. Jika tidak ada kehamilan, korpus luteum berdegenerasi sehingga progresteron dan estrogen menurun bahkan hilang.   
3.    Fase Menstruasi
Fase ini berlangsung selama 4 sampai 6 hari dalam suatu siklus.Endometrium mengalami degenerasi karena hormone estrogen dan progresteron berhenti dikeluarkan. Endometrium yang berdegenerasi menyebabkan darah,mucus,dan sel-sel epitel dikeluarkan sebagai darah haid.
C.    Fertilisasi,Kehamilan,dan Kelahiran
    1.    Fertilisasi
Ferilisasi merupakan proses meleburnya sel sperma dengan sel ovum membentuk zigot yang didahului oleh peristiwa ovulasi. Fertilisasi terjadi di oviduk/tuba fallopi.
    2.    Kehamilan
Zigot hasil fertilisasi membelah secara mitosis (cleavage) hingga menjadi morula. Morula kemudian berkembang membentuk blastula. Blastula memiliki lapisan luar (tropoblas) yang berkambang menjadi plasenta (ari-ari) dan bagian dalam yang merupakan calon janin. Blastosit (embrio) bergerak menuju uterus dan kemudian menempel di dinding rahim  (implantasi). Implantasi yang berhasil di sebut kehamilan.Fase setelah implantasi adalah fase glastula, di mana mulai terbentuk tiga lapisan embrio,yaitu ektoderma (lapisan luar), mesoderma(lapisan tengah),dan endoderma (lapisan dalam). Lapisan dinding embrio inilah yang akan berdiferensiasi menjadi organ-organ tubuh.
        3.    Membran Embrio
Embrio yang berkambang di dalam rahim dibungkus oleh bermacam-macam membrane embrio yang berfungsi melindungi dan member makan embrio. Membran-membran tersebut antara lain sebagai berikut.
a.    Kntong kuning telur yang berfungsi menyediakan tempat mula-mula bagi pembentukan darah.
b.    Amnion merupakan kantong berisi cairan tempat embrio/janjn mengapung. Cairan amnion berfungsi melindungi embrio dari gesekan dan membantu regulasi tubuh embrio.
c.    Allontois,merupakan membrane pembentuk tali pusar. Tali pusar menghubungkan plasenta dengan embrio. Allontois berfungsi untuk respirasi, saluran makanan  dan ekskresi.
d.    Korion merupakan membrane yang terdapat disebelah luar amnion. Mambran ini tumbuh menjadi plasenta (ari-ari) yanhg berhubungan dengan dinding rahim. Pembentukan plasenta terjadi pada bulan ketiga. Fungsi plasenta sebagai berikut.
1)    Memungkinkan oksigen dan makanan dari darah ibu berdifusi ke darah janin.
2)    Memungkinkan CO₂ dan sisa metabolism janin berdifusi ke darah ibu.
3)    Mencegah mikoorganisme masuk ke tubuh janin.
4)    Menyuplai makanan seperti karbohidrat,protein,kalsium,dan zat besi ketubuh janin.
5)    Menghasilkan beberapa hormon untuk memelihara kehamilan.
4.    Kelahiran
Hormon yang berperan membantu dalam proses kelahiran yaitu relaksin,estrogen,oksitosin,dan prostaglandin.
D.    Pemberian Air Susu Ibu (ASI)
Manfaat atau keuntungan pemberian ASI antara lain sebagai berikut.
1)    Air susu ibu yang pertama keluar (kolosterum) mengandung zat kekebalan untuk melindungi bayi dari penyakit menular.
2)    ASI mudah dicerna, tidak menyebabkan susah buang air besar dan alergi,aman terhadap kontaminasi,serta mempunyai suhu yang sesuai untuk bayi.
3)    ASI mengandung gizi yang bernilai tinggi untuk perumbuhan dan kecerdasan bayi.
4)    ASI dapat mempererat hubungan batin antara bayi dan ibunya.
5)    Bertambah pada saat kehamilan.
6)    Mencegah kanker dan sebagai kontrasepsi alami pada ibu.


E.    Program Pengaturan Kelahiran
Kelaurga Berencana (KB) adalah cara pengaturan kelahiran atau kesuburan secara sengaja dengan menggunakan metode kontrasepsi. Beberapa metode kontrasepsi adalah sebagai berikut.
1)    Sistem Kalender,yaitu tindakan pencegahan kehamilan dengan tidak melakukan koitus pada saat wanita dalam masa subur.
2)    Sterilisasi, yaitu suatu cara dengan membuat steril organ-organ reproduksi bagian dalam,seperti vasektomi pada pria dan tubektomi pada wanita.
3)    Menggunakan alat KB, antara lain sebagaiu berikut.
a.    Alat yang bertujuan menghalangi terjadinya ovulasi dengan pemakaian hormon,yaitu suntikan,pil KB, dan susuk.
b.    Alat yang bertujuan menghalangi terjadinya fertilisasi,yaitu IUD, diagfarma,spons vagina,dan kondom.
F.    Kelainan pada Sistem Reproduksi Manusia
    Beberapa kelainan pada system reproduksi manusia adalah sebagai berikut.
1.    Sifilis yaitu penyakit infeksi pada organ kelamin bagian luar yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.
2.    Klamidia yaitu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis.
3.    Herpes simpleks yaitu penyakit pada organ kelamin bagian luar yang disertai gejala flu yang disebabkan oleh virus.
4.    Gonorea yaitu penyakit infeksi akut pada selaput lender uretra,serviks,rectum,sendi,tulang,faring, dan mata yang di sebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae.
5.    AIDS (Acquired Immunodeficiency Desease Syndrome), penyebab penyakit ini adalah Human Immunodeficiency virus (HIV) yang menyerang system kekebalan tubuh manusia.
6.    Hipertropik prosat yaitu perbesaran kelenjar prostat,biasanya terjadi pada pria di atas 50 tahun.
7.    Endometrioris yaitu terdapatnya jaringan endometrium di luar rahim akibat pengaliran balik darah menstruasi melalui tuba fallopi sewaktu
8.    Kriptorkidisme yaitu kelainan pada organ reproduksi pria yang ditandai dengan tidak adanya buah pelir (testis) atau hanya terdapat satu buah pelir didalam kantong pelir (kantong zakar).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar